Kisah Asal-usul Spageti dan Sejarahnya di Indonesia


Kisah Asal-usul Spageti dan Sejarahnya di Indonesia

Siapa yang tidak suka spageti? Makanan yang terbuat dari tepung terigu ini memang menjadi favorit banyak orang di seluruh dunia. Tapi tahukah kamu bagaimana asal-usul spageti dan bagaimana sejarahnya di Indonesia?

Menurut sejarah, spageti pertama kali diciptakan di Italia pada abad ke-12. Kata “spageti” sendiri berasal dari bahasa Italia yang berarti “tali kecil”. Spageti pertama kali dibuat dengan cara menggulung adonan tepung terigu menjadi tali yang panjang, kemudian direbus hingga matang.

Di Indonesia, spageti pertama kali diperkenalkan pada awal abad ke-20 oleh para pedagang asing. Namun, spageti baru mulai populer di Indonesia pada tahun 1970-an. Saat itu, masakan Italia mulai menjadi tren di kalangan masyarakat Indonesia.

Menurut Chef William Wongso, sejarawan kuliner Indonesia, “Spageti adalah salah satu contoh dari makanan asing yang telah diadaptasi ke dalam masakan Indonesia. Kini, spageti sudah menjadi bagian dari menu makanan sehari-hari di Indonesia.”

Namun, meskipun spageti sudah populer di Indonesia, masih banyak orang yang tidak tahu asal-usul sebenarnya dari makanan ini. Menurut sejarahwan makanan, Profesor David Gentilcore, “Spageti sebenarnya berasal dari Asia dan dibawa ke Italia oleh para pedagang Arab pada abad pertengahan.”

Jadi, meskipun spageti dikenal sebagai masakan Italia, sejarahnya sebenarnya berasal dari Asia dan telah menyebar ke seluruh dunia, termasuk ke Indonesia. Kisah asal-usul spageti memang menarik untuk diketahui, karena makanan ini telah menjadi bagian penting dari budaya kuliner global.